Sapu Bersih SNBP, Tasyakuran Kelulusan SMKN 1 Pakem Bondowoso Diwarnai Tangis Haru Lolos 100% PTN


BONDOWOSO – Suasana haru biru dan gemuruh tepuk tangan membungkus Ruang Utama SMK Negeri 1 Pakem, Bondowoso, pada Kamis (21/5/2026) pagi. Sekolah kejuruan ini menggelar acara Tasyakuran Kelulusan Kelas XII yang tidak biasa. Bukan sekadar seremoni perpisahan, acara tahun ini menjadi sangat bersejarah menyusul pengumuman luar biasa:  siswa kelas XII SMKN 1 Pakem yang dinyatakan lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) menyentuh angka 100 persen.


Keberhasilan menyapu bersih kuota PTN ini sontak mengubah atmosfer ruang utama menjadi penuh tangis bahagia dari para siswa, guru, dan orang tua yang hadir.

Kepala SMKN 1 Pakem, Tri Andoko Pramono, S.T., dalam sambutannya tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas capaian rekor yang diraih anak didiknya tahun ini.

"Ini adalah buah dari kerja keras, konsistensi, dan doa yang tidak pernah putus. Lolos 100 persen di jalur SNBP adalah pembuktian bahwa anak-anak SMK dari Pakem mampu bersaing di tingkat nasional dan siap menyongsong masa depan yang cerah," ujar Tri Andoko dengan suara bergetar menahan haru.

Apresiasi tinggi juga datang dari Pengawas Pembina SMKN 1 Pakem, Fitriani Maulida, S.E. Menurutnya, prestasi ini menjadi standardisasi baru bagi mutu pendidikan di wilayah Bondowoso. "Capain ini adalah potret nyata dari sinergi manajemen sekolah yang sehat dan determinasi siswa yang luar biasa. SMKN 1 Pakem telah menetapkan standar yang sangat tinggi," pujinya.


Keberhasilan monumental ini diakui tidak lepas dari dukungan solid antara lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Ketua Komite SMKN 1 Pakem, H. Wahyudi, menegaskan bahwa peran orang tua dalam mendukung program sekolah adalah kunci utama di balik layar keberhasilan ini.

Nada optimistis juga disampaikan oleh Kepala Desa Patemon, Ibu Yusmiati. Sebagai pimpinan wilayah, ia melihat prestasi ini sebagai pemantik semangat bagi generasi muda di desa.

"Kami sangat bangga. Anak-anak dari desa kita terbukti memiliki daya saing global. Semoga ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelasnya bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk menembus kampus impian," tutur Yusmiati.


Acara tasyakuran yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Lewat momentum kelulusan ini, SMKN 1 Pakem Bondowoso tidak hanya melepas para siswanya secara formal, tetapi juga berhasil mengantarkan mereka selangkah lebih dekat menuju cita-cita di bangku universitas, sekaligus mengukuhkan posisi sekolah sebagai salah satu lumbung prestasi di Bondowoso.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar